Turnamen Catur Turatea Chess Competition Sukses Di Gelar di Hotel Sari

 

Jeneponto dengan menghadirkan suasana kompetisi yang penuh semangat dan sportivitas, kegiatan ini dilaksanakan oleh KNPI Jeneponto dan didukung penuh oleh KOCaK (Komunitas Catur Komisariat) dalam rangkaian kegiatan Sportpreneur dan menyuguhkan tiga kategori mulai dari tingkat SD sampai tingkat umum, juga sebagai bentuk komitmen dalam mendorong perkembangan olahraga catur di daerah Turatea.

Sebanyak 30 peserta ambil bagian dalam turnamen ini, yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pecatur pemula hingga yang telah berpengalaman. Selama satu hari pelaksanaan, para peserta disuguhkan pertandingan yang kompetitif, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar pecinta catur di Jeneponto dan sekitarnya.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss yang memungkinkan seluruh peserta tetap bertanding hingga akhir babak tanpa sistem gugur. Adapun format permainan yang digunakan adalah catur cepat dengan waktu 15 menit ditambah 3 detik (increment) untuk setiap langkah. Total sebanyak 7 babak dipertandingkan, sehingga menuntut konsistensi, ketahanan mental, serta strategi matang dari setiap pemain dalam menghadapi lawan-lawannya.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan pengurus DPD II KNPI Jeneponto dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Jeneponto yang ke 163 th. Muhammad Ruslan sebagai ketua KNPI Jeneponto menegaskan bahwa ini kali pertama turnamen catur dilaksanakan oleh KNPI Jeneponto, ia mengungkapkan bahwa “kegiatan ini adalah keseriusan kami melihat dan menata para generasi muda untuk mendukung minat dan bakatnya dipelbagai bidang terkhusus untuk olahraga catur”. 

Sekretaris Percasi Jeneponto yang juga hadir sekaligus mengambil bagian sebagai peserta dari turnamen tersebut sangat mengapresiasi terselenggaranya turnamen ini dan mengungkapkan bahwa “dengan hadirnya turnamen catur ini, semakin terlihat bahwa ternyata ada banyak bakat-bakat muda yang potensial menjadi atlet catur masa depan untuk Jeneponto” sedangkan

Ketua panitia, Muhammad Fitrahuddin Syawal yang kerap disapa Jenbo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan bakat pecatur lokal. Ia menekankan pentingnya menghadirkan ruang-ruang positif bagi generasi muda agar dapat menyalurkan minat dan potensinya secara produktif.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua pihak, khususnya KNPI Jeneponto dan KOCaK. Antusiasme peserta juga sangat luar biasa. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang lebih besar ke depannya,” ujar Jenbo.

Selain menjadi ajang adu strategi di atas papan catur, Turatea Chess Competition juga memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga intelektual ini. Setiap babak berlangsung dengan tensi tinggi, di mana para peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih poin demi poin hingga babak terakhir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir pecatur-pemecatur potensial yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga ke level yang lebih tinggi. Di sisi lain, sinergi antara organisasi kepemudaan seperti KNPI Jeneponto dan komunitas seperti KOCaK menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat menghadirkan kegiatan positif yang berdampak bagi masyarakat luas.

Dengan suksesnya pelaksanaan Turatea Chess Competition, besar harapan agar turnamen ini dapat terus berkembang dan menjadi salah satu agenda unggulan dalam kalender kegiatan olahraga di Kabupaten Jeneponto.

Ikuti berita terbaru di Google News

Redaksi Suara Pantau Sulsel menerima naskah opini dan rilis berita (citizen report).
Silahkan kirim ke email: redaksisuarapantau@gmail.com atau Whatsapp +62856-9345-6027